Media memegang peran penting dalam mengendalikan viral informasi di masyarakat. Seiring dengan perkembangan teknologi dan internet, informasi dapat dengan mudah menyebar luas dalam hitungan detik. Oleh karena itu, peran media dalam menyaring dan mengontrol informasi yang viral sangatlah krusial.
Menurut John Dewey, seorang filsuf dan pendidik asal Amerika Serikat, media memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini dan perilaku masyarakat. Hal ini juga diungkapkan oleh Dr. Janice Morphet, seorang pakar komunikasi, yang menyatakan bahwa media memiliki peran strategis dalam menentukan arah informasi yang disampaikan ke masyarakat.
Dalam konteks yang lebih luas, penting bagi media untuk melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum menyebarkan informasi secara massal. Hal ini dapat menghindari penyebaran berita palsu atau hoaks yang dapat merugikan masyarakat. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Profesor George Gerbner, seorang ahli media dan komunikasi, bahwa “media memiliki tanggung jawab moral untuk menyediakan informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada masyarakat.”
Selain itu, media juga perlu bekerja sama dengan pemerintah dan lembaga terkait untuk memastikan bahwa informasi yang disebarkan tidak menimbulkan kekacauan atau konflik di masyarakat. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Dr. C.W. Anderson, seorang pakar media dan komunikasi, bahwa “kolaborasi antara media dan pemerintah sangatlah penting dalam mengendalikan viral informasi di masyarakat.”
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran penting media dalam mengendalikan viral informasi di masyarakat sangatlah vital. Dengan melakukan verifikasi, bekerja sama dengan pemerintah, dan menyediakan informasi yang akurat dan bertanggung jawab, media dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar dan tidak menyesatkan.