Pentingnya Kritis dalam Menerima dan Menyalurkan Informasi OK


Pentingnya Kritis dalam Menerima dan Menyalurkan Informasi

Pentingnya kritis dalam menerima dan menyalurkan informasi memang tak bisa dianggap remeh. Kita hidup di era di mana informasi tersebar begitu cepat dan luas, sehingga penting bagi kita untuk bisa memilah-milah informasi yang benar dan relevan.

Menurut Profesor Roy Sembel, seorang pakar komunikasi dari Universitas Indonesia, kekritisan dalam menerima informasi merupakan kunci utama untuk menghindari penyebaran berita palsu atau hoaks. Hal ini penting, terutama di era digital seperti sekarang ini, di mana informasi yang tidak benar bisa dengan mudah menyebar dan mempengaruhi pandangan masyarakat.

Selain itu, pentingnya kritis juga dalam menyalurkan informasi. Menurut Dr. Rita Susanti, seorang ahli komunikasi sosial, kita perlu memastikan bahwa informasi yang kita sampaikan benar dan akurat, agar tidak menimbulkan kebingungan atau salah paham di pihak yang menerima informasi tersebut.

Sebagai masyarakat yang cerdas, kita perlu mengasah kemampuan kritis kita dalam menerima dan menyalurkan informasi. Kita perlu belajar untuk tidak mudah percaya begitu saja pada informasi yang kita terima, melainkan melakukan pengecekan dan verifikasi terlebih dahulu. Seperti yang diungkapkan oleh Albert Einstein, “Informasi bukanlah pengetahuan. Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman.”

Jadi, mari tingkatkan kemampuan kritis kita dalam menerima dan menyalurkan informasi. Kita harus menjadi konsumen informasi yang cerdas, agar tidak terjebak dalam penyebaran berita palsu dan dapat memberikan informasi yang benar kepada orang lain. Kritis dalam menerima dan menyalurkan informasi bukanlah pilihan, melainkan keharusan dalam era informasi seperti sekarang ini.