Berita Viral: Antara Keuntungan dan Kerugian Bagi Pelaku Media


Berita viral memang menjadi fenomena yang tidak bisa dihindari di era digital seperti sekarang. Setiap harinya, kita sering kali disuguhkan dengan berbagai berita viral yang cepat menyebar di media sosial. Namun, apakah sebenarnya keuntungan dan kerugian bagi pelaku media dalam menyajikan berita viral?

Keuntungan pertama yang bisa didapatkan oleh pelaku media adalah meningkatnya jumlah pembaca atau penonton. Berita yang viral biasanya memiliki daya tarik yang kuat sehingga mampu menarik perhatian banyak orang. Hal ini tentu saja akan berdampak positif bagi media yang menyajikan berita tersebut.

Menurut Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Dr. Ade Armando, berita viral juga dapat meningkatkan brand awareness bagi media tersebut. “Dengan menyajikan berita viral, media bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas dan meningkatkan jumlah pengikut atau subscriber,” ujarnya.

Namun, di balik keuntungan tersebut, ada juga kerugian yang harus dihadapi oleh pelaku media. Salah satunya adalah risiko kehilangan kepercayaan dari pembaca atau penonton. Berita viral seringkali tidak diverifikasi dengan baik sehingga dapat menimbulkan informasi yang tidak akurat atau bahkan menyesatkan.

Menurut Direktur Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof. Bambang Brodjonegoro, “Pelaku media harus lebih berhati-hati dalam menyajikan berita viral agar tidak merugikan masyarakat. Mereka juga harus memiliki kode etik jurnalistik yang kuat untuk menjaga integritas media.”

Selain itu, berita viral juga rentan dimanipulasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan tertentu. Hal ini dapat merusak reputasi media dan menimbulkan konflik di masyarakat.

Sebagai penutup, berita viral memang memiliki dua sisi yang perlu dipertimbangkan oleh pelaku media. Mereka harus mampu memanfaatkan keuntungan yang ada sekaligus mengantisipasi kerugian yang mungkin terjadi. Dengan demikian, media dapat tetap menjadi sumber informasi yang dapat dipercaya oleh masyarakat.